Rabu, 20 Februari 2013

Atashinchi no Danshi (J-Drama Review)

12. Atashinchi no Danshi













Sekilas liat tampang Horikita Maki di drama ini, ngingetin aku sama drama Hana Kimi~
Dan emang ternyata, semua kru di drama ini itu kru yang sama-sama ngeproduksi Hana Kimi *kata senior aku* :v
Tapi kali ini, Maki-chan di pairing sama siapa ya??
Okelah, kita lanjuuut~

Mineta Chisato (Horikita Maki), seorang gadis miskin bin gembel enggak punya tempat tinggal gara-gara ayahnya yang mendadak kabur dan ninggalin utang sebesar 100.000 yen dengan mengatas namakan dirinya sebagai penanggung utang itu. Otomatis, Chisato harus kabur-kaburan tempat tinggal dan sembunyi demi nyelametin dirinya dari uberan para penagih utang yang killer~ :v

(Tampang dekil Maki-chan sebagai Chisato)

Tapi, suatu hari hidup Chisato berubah 180', saat Okura Shinzo (Kusakari Masao), seorang presiden perusahaan mainan sukses yang menyelamatkannya dari kejaran para penagih utang. Di selamatinnya gimana? Menikah. *What?!*
Gila emang kedengarannya, apalagi pas liat sosok Shinzo-san dari ujung kaki ampe ujung rambutnya. Terbilang tua lah untuk nikah ama anak semuda dan seimur Chisato~ T^T
Tapi, tawaran Shinzo-san untuk melunasi semua hutangnya, berhasil membuat Chisato setuju dan menandatangani bukti dirinya mau menikah dengannya.
Tanpa membacanya terlebih dahulu, gini deh akhirnya~
Ternyata, isi perjanjian tanda tangan tadi ada banyaaaaaakkk banget! ><
Salah satunya, Chisato harus menjadi ibu bagi ke-6 putra angkat Shinzo-san *makin pingsan* setelah kematiannya.
Shinzo-san pun beneran meninggal dalam waktu kurun sebulan menikah sama Chisato, dan karna itulah alesan dia pengen nikah. Biar ada seorang istri yang bisa nemenin waktu-waktu terakhir hidupnya katanya~ :v
Otomatis, mulai lah kehidupan baru buat Chisato menjadi ibu bagi 6 orang cowo gantengs di Rumah Istana nya yang ternyata udah pada gede-gede juga. Siapa mereka?
- Anak pertama : Okura Fuu-30th (Kaname Jun), anak pertama yang jaraaang banget *nyaris gak pernah* ada di rumah dan hobinya play around with girls #plak
- Anak kedua : Okura Takeru-27th (Okada Yoshinori), anak kedua yang hiper dan awalnya paling ngebenci Chisato. Tapi menurutku, dia yang paling care ama sodara-sodaranya *meski bukan kandung*
- Anak ketiga : Okura Sho-25th (Mukai Osamu), anak ketiga *paling ganteng* yang ternyata punya anak bernama Riki diluar nikahnya.
- Anak keempat : Okura Masaru-22th (Yamamoto Yusuke), anak keempat yang punya trauma sekaligus enggak bisa deket-deket sama cewe, padahal dia seorang model.
- Anak kelima : Okura Satoru-17th (Seto Koji), anak kelima yang mempunyai keahlian magic, tapi kebiasaannya ngunci diri di kamar dan enggak ada yang bisa masuk kedalam.
- Anak keenam : Okura Akira-12th (Okayama Tomoki), anak keenam, anak terimut dan termuda *kecil* di keluarga. Anak yang rajin belajar juga.

Ternyata, mereka ber-6 bukanlah anak kandung. Dan tugas lain Chisato adalah membuat mereka, yang enggak punya respek serta peduli sama sodara-sodara lainnya itu jadi saling peduli dan membuat suasana rumah lebih kekeluargaan.

 
(Kebersamaan pada akhirnya di AtaDan)

Gimana ceritanya, anak 6 biji yang enggak ada turunan darah dan saling berantem itu jadi pada akur layaknya sodara kandung? Tambah lagi, mereka benci banget sama Chisato yang dikira, tujuannya masuk kerumah itu modus untuk ngambil kekayaan sang ayah.
Akankah Chisato berhasil menyelesaikan tugasnya sebagai tebusan utangnya itu dalam waktu yang di tentukan? Ataukah dia nyerah dan berhasil di tendang sama ke-6 cowo *ganteng* itu?
Dan ternyata, di sela-sela perjuangannya itu, Chisato bakal kena cinlok sama salah seorang dari ke-6 cowo tadi. Siapa itu?? Hmm, nonton aja deh selebihnya biar gregetan *hihiiy* #Ramen

(Akari-Satoru-Masaru-Chisato-Sho-Takeru-Fuu)

* Opini Ramen :

Drama nya cukup menarik, dan dugaan ku ternyata bener, suasananya mirip-mirip Hana Kimi. Tapi enggak maksud jadi gak asik, karena drama ini tetep beda kok dari Hana Kimi. Dari mulai alur juga pemainnya of course *suasana nya aja*.
Menurutku, enggak boring juga. Lumayanlah, bagi yang suka drama-drama kocak ala jepang untuk nonton ini.
Awalnya, agak aneh ngeliat 6 sodara itu yang umurnya nyaris pada deket-deket semua *kecuali Akira*, tapi akhirnya enggak kok, mereka keliatan kompak dan brothehood banget! :D
Pairing Chisato dan (...) juga menurutku, cocok! Aku suka ngeliat get together di drama ini. They looks cute! Dan itu jadi tambahan poin juga buat drama ini berkat mereka berdua, ahihiy~

Rate : 3,4 of 5

5 Alasan Pilih Drama Jepang

Yapp, sesuai dengan judul diatas. Kali ini aku mau ngebahas tentang 5 Alasan pilih Drama Jepang.
Kalo di liat-liat, emang sih J-drama itu gak sepopuler K-drama, tapi mereka punya tempat tersendiri di hati para penggemar J-drama di seluruh pelosok negara *salah satunya aku* :3
Berikut beberapa alesan ku, kenapa milih drama jepang :

1. Penuh Pesan Bermakna/Bermoral
Inilah poin pertamaku. Yap, banyaaaaakk rentetan J-drama yang di dalamnya terkandung pesan moral/bermakna. Dari segi apa? Waah, banyak! Kehidupan, pendidikan, persahabatan, keluarga, percintaan dan sosial. Salah satu nya ; 1 Litre of Tears (kehidupan), Seito Shokun!, Dragon Zakura, Gokusen (pendidikan, sekolah), Aikurushii, Kaseifu no Mita (keluarga), Koizora, Akai Ito (percintaan) Love Shuffle, Tantei Gakuen Q, Hana Kimi (percintaan, persahabatan)

2. Alur Cerita yang Beda dan Menarik
Kalo pesan moral dan bermakna aja udah masuk, menarik pun otomatis masuk daftar.
Yapp, salah satu kelebihan drama jepang menurutku adalah alur ceritanya yang beda dari yang lain, serasa enggak pasaran dan sering alur atau endingnya enggak kebaca sama para penontonnya, jadi kita di bikin gregetan untuk nontonin film tersebut sampai selesai.
Cerita-cerita yang bermoral pun enggak hanya di sampaikan secara boring *baca : film serius* tapi juga dalam genre humor. Wah, gimana ceritanya genre humor penuh moral?
Contohnya, Gokusen. Kita dibikin ketawa plus nangis sama drama satu ini. Ketawa karna kocak, nangis karna drama nya mengharukan *baca : penuh makna*
Genre romantis nya gimana? Eittss, jangan salah! Drama jepang juga punya beberapa rentetan film romantis yang berhasil bikin para penontonnya nangis dengan berbagai pose #nahloh?
Contohnya : Koizora, Hanamizuki, Bokura ga Ita, Akai Ito.

3. Jumlah Episode yang Irit Waktu
Oh yeah! Ini salah satu kelebihan lainnya. Enggak ngabisin banyak waktu alias irit!
Berdasarkan penelurusan aku, drama jepang biasanya menghabiskan satu judul filmnya hanya dengan minimal 11 episode dan maksimal 13 episode. Cepet kan?
Selain kita enggak perlu lama-lama ngabisin waktu buat nonton drama jepang, mereka juga jadi membuat alur cerita nya serasa padat dan enggak boros karakter atau adegan. Yap, semua terasa di paketin dalam satu judul drama yang pas! Enggak bertele-tele tapi berkesan.

4. Aktor/Aktris yang Good Looking dan Berkualitas
Haha, salah satu alasan banyak orang, dan mayoritas fangirls untuk setiap asian drama *salah satunya sayaa*
Jangan kira jepang enggak punya dua kategori diatas. Banyak aktor dan aktris jepang yang selain tampang yang mereka punya, tapi kualitas juga. Enggak hanya senior, junior pun juga. Siapa itu? Hmm, contohnya : Aktor >> Miura Haruma (Koizora, Bloody Monday), Tamaki Hiroshi (Nodame Cantabile, Love Shuffle), Kenichi Matsuyama (Death Note, Detroit Metal City), Kamiki Ryunosuke (Tantei Gakuen Q, SPEC), Sato Takeru (Rurouni Kenshin, Kamen Rider Den-O), Shun Oguri (Hana Kimi, Rich Man Poor Woman), Ikuta Toma (Hanamizuki, Bokura ga Ita).
Aktris >> Ueno Juri (Nodame Cantabile, Friends), Yui Aragaki (Koizora, Hanamizuki), Toda Erika (Death Note, SPEC), Emi Takei (Rurouni Kenshin, Taisetsu na Koto--), Shida Mirai (Seigi no Mikata, Shokojo Seira), Horikita Maki (Hana Kimi, Atashinchi no Danshi).
Enggak percaya? Liat dan tonton aja sendiri~ :3

5. Film yang Berkualitas
Cukup banyak drama dan film jepang yang berhasil menyabet penghargaan dan go international yang menunjukan bahwa jepang memiliki kualitas yang bagus. Contohnya :
* Rurouni Kenshin (Memang bukan termasuk drama, melainkan movie. Tapi tetap, ini karya jepang yang berhasil di tayangkan sampai ke sekitar 73 negara dan meraup pendapatan sekitar 399.530.400 yen atau 5-7 juta dolar amerika dari 424.143 tiket resmi yang terjual habis sejak 25 agustus 2012 lalu.
* Hanamizuki (Bukan pula drama, tapi Movie, dimana pemainnya ; Ikuta Toma sebagai main role berhasil menyabet penghargaan sebagai Best Newcomer di ajang film paling bergengsi di Jepang, Blue Ribbon Award karna film ini. Serta film ini juga memenangkan award di ajang Hawaiian International Film Festival)
* Hana Yori Dango (Drama dengan Inoue Mao sebagai main role yang berhasil membuatnya mendapat penghargaan Rookie of The Year. Drama adaptasi manga dengan judul yang sama ini juga menuai banyak popularitas. Secara, drama ini juga di buat dalam 3 versi ; Meteor Garden (Taiwan), Boys Before Flower (Korea). Dan 3 versi tersebut pun sama-sama menjadi drama populer yang terkenal hingga keluar negara masing-masing)
* Nodame Cantabile (Drama yang berhasil menyabet 5 prestasi sekaligus pada Penghargaan Drama Televisi ke-51, dengan kategori ; Drama Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktris Terbaik, Opening Drama Terbaik dan Aransemen Musik Terbaik.
Enggak hanya sukses di jepang, drama yang dibuat hingga 4 sekuel ini juga berhasil sukses menuai popularitas di Hongkong serta Korea Selatan)
* Hana Kimi (Drama jepang sukses lainnya yang juga sampai di buat dalam 3 versi ; Taiwan, Korea dan Jepang yang diadaptasi dari manga populer dari jepang. Saking suksesnya, drama ini juga sempat di re-make menjadi lebih fresh, sehingga para fans nya bisa menikmati drama ini lagi dalam tampilan yang beda tapi lebih menarik. Dan kabarnya, Hana Kimi versi jepang ini berhasil merebut perhatian para penonton sebagai versi Hana Kimi terbaik)

Oke deh, itulah 5 Most Reasons Why Choose Japanese Drama versi aku, selaku J-drama lover :3
Berharap banget, drama jepang bisa banyak masuk dan di siarin di tv channel indonesia.
Selain emang bagus-bagus, juga biar banyak pula yang tau kalau kualitas drama jepang enggak kalah dengan yang lain, *bahkan punya kelebihan tertentu* #Ramen

Jumat, 15 Februari 2013

Koizora (J-Movie Review)

8. Koizora



Dulu lagi iseng-iseng streaming nyari j-drama yang mungkin bisa di tonton di youtube. Eh, ketemu lah judul film ini, Koizora ato Sky of Love arti dalam bahasa inggrisnya. Film yang ternyata di bikin versi drama nya, dan denger-denger diadaptasi dari kisah nyata! *Wooooww!*
Woww nya dobel karna ternyata ini genre nya romance.
Trus-trus, review dan ratingnya gimana??
Hmm, menurutku ini termasuk film yang udah banyak pada tau. Tapi, biarin lah aku review lagi, kali aja ada yang belom liat~ :3
Jadi...

Bercerita tentang kisah cinta Sakurai Hiroki (Miura Haruma) dan Mika Tahara (Yui Aragaki) yang berawal dari kejadian saat Mika, seorang gadis biasa yang kehilangan handphone nya saat di sekolah, dan berhasil menemukannya di perpustakaan. Rupanya, handphone Mika berhasil di temukan seseorang yang di rahasiakan namanya. Orang itu juga menghapus semua kontak nomor di handphone itu, dan hanya meninggalkan nomernya. Orang itu terus menghubungi Mika setiap waktu setelah kejadian itu. Awalnya Mika merasa kesal, tapi lama-kelamaan Mika merasa ada teman yang nyambung dan seru diajak bicara, juga dia pun mulai ingin tahu dan bertemu langsung sosok orang itu.
Hari mereka bertemu pun datang, Mika sempat kecewa begitu sosok yang datang menemuinya adalah cowo berpenampilan berantakan dan berambut cat putih yang ia temui sebelumnya, Sakurai Hiroki atau Hiro.

(Mika, saat pertama bertemu Hiro di halaman renang sekolah)

Meski Mika menjauhi Hiro, tapi suatu hari mereka bisa kembali dekat seperti saat bicara di telepon dulu berkat Hiro yang memang mudah bergaul dan bisa membuat Mika merasa nyaman.
Kedekatan mereka berjalan cepat, bahkan sampai memutuskan untuk making love suatu hari di rumah Hiro saat tak ada seorang pun di lokasi.
Mika fikir, setelah kejadian itu Hiro akan lari mencari cewe lain seperti cowo kebanyakan lainnya.
Tapi ternyata dugaannya salah, Hiro justru semakin perhatian pada Mika.
Keraguan Mika pada Hiro akan penampilannya pun semakin memudar. Ia mulai mempercayainya.

Tak lama setelah itu, Mika mulai merasakan badannya melemah. Ia sering mual. Sang Ibu yang melihat kondisi anaknya itu segera mengecek kondisi kesehatannya. Ternyata, Mika positif hamil.
Semua keluarga sempat shock, menyadari putri juga adik kecil mereka yang polos ini bisa hamil diluar nikah.
Tak jauh, semua pun menanyakan siapa bapaknya dan tanpa menyembunyikannya lagi, Mika memberitahu.
Datanglah saat Mika pun harus memberitahu Hiro akan berita kehamilannya ini.

(Hiro saat memberikan hadiah ; sapu tangan, untuk calon anaknya nanti)

Ia sempat takut, apa kata Hiro dan tindakannya nanti. Akankah lari dari tanggung jawab?
Ternyata, lagi-lagi keraguannya hilang. Hiro enggak lari, bahkan sangat senang, dan berjanji akan merawat dan membersarkan anak itu dengan baik. Hiro pun mendatangi orang tua Mika dan mengatakan dengan lantang akan bertanggung jawab, akan menikahkan Mika setelah ia lulus nanti, juga akan berhenti sekolah dan mulai bekerja demi kehidupan Mika dengannya kelak.
Kini, perasaan Mika semakin jauh jatuh pada Hiro. Ia sepenuhnya mempercayainya.

Tapi, tenyata momen indah itu enggak berlangsung lama.
Suatu hari, mantan pacar Hiro, Saki (Asami Usuda) yang kesal pada Mika yang membuat Hiro berhenti sekolah. Ia mendorong Mika sampai jatuh dari tangga dan menyebabkan ia keguguran.
Semua orang shock mendengar kabar buruk itu, terutama Mika dan khususnya Hiro. Mereka berdua pun membuat janji untuk selalu datang mengunjungi makam anaknya setiap tahun.


(Mika dan Hiro saat festival sekolah)

Tak selesai, kini Hiro mulai menghilang dan tak ada kabar, bahkan ke Mika sekalipun setelah kejadian itu.
Rasa percaya Mika pada Hiro yang besar tak membuatnya langsung berfikir buruk. Ia masih dan terus mempercayainya. Ia masih berharap Hiro segera menghubunginya.
Namun, setelah Mika mendatangi rumah Hiro dan menanyakannya pada kakaknya yang juga katanya tak tau Hiro dimana, karena jarang bertemu juga dengannya.
Kekhawatiran Mika mulai muncul. Tapi, dalam tangis, jauh dalam lubuk hatinya, ia masih mempercayai Hiro dan terus berharap pada Hiro untuk kembali.

Tak terasa waktu bertahun telah berlalu. Setelah kelulusan SMA nya, ia melanjutkan kuliah, dan kerja. Selama itu pula ia menunggu Hiro kembali. Sempat sebelumnya, Mika berhasil bertemu Hiro saat masih di SMA, tapi saat itu ia melihat langsung Hiro mencium cewe lain. Mika merasa di sakiti kala itu. Dan setelah itu pula, Hiro kembali menjauhi Mika.

(Mika dan Hiro saat bersepeda bersama)

Mika pun sempat bertemu Hiro lagi suatu hari saat dirinya sudah kuliah di tempat makam anaknya. Ia berfikir, ternyata Hiro masih ingat akan janji mereka. Lantas apa yang membuat ia pergi?
Dan kala itu, penampilan Hiro berubah. Ia kini menggunakan penutup kepala.
Mika pun kini tengah bersama orang lain, Fukuhara Yuu (Koide Keisuke), senior kuliahnya dulu yang berhasil merebut perhatian Mika dengan kebaikan dan kelembutan hatinya kini.
(Kedekatan Yuu dengan Mika saat kuliah)

Meski begitu sulit buat Yuu merebut perhatian Mika yang selalu membayangkan dan menceritakan Hiro sepanjang waktu, tapi akhirnya ia berhasil mendapatkannya.

Di tahun berikutnya, setelah Mika dan Yuu berjanji akan terus bersama dan memberi cincin tunangan, Mika menyempatkan diri melakukan rutinitas tahunannya untuk mengunjungi makam anaknya.
Kembali dia teringat kejadian dulu saat ia bertemu Hiro, dan ia kembali berharap sama.
Ia bertemu sesosok laki-laki bertutup kepala, tapi ternyata itu bukan Hiro. Itu, Nozomu (Nakamura Aoi), teman Hiro.
Mika bertanya dan memaksa Nozomu untuk menjawab, kenapa malah dia yang kesini? Kemana Hiro?
Terpaksa Nozomu menceritakan semuanya.
Cerita Nozomu menjawab semua pertanyaan Mika selama ini.
Ternyata Hiro mengidap penyakit serius. Ia sengaja menghilang, dan ingin membuat Mika membencinya demi kebaikan Mika. Ia tak mau Mika terus bersama nya, bersama orang sakit sepertinya. Ia tak ingin masa depan Mika menderita dengannya. Tapi, bukan berarti Hiro udah enggak punya perasaan lagi sama Mika. Hiro mengaku, Mika adalah cinta sejatinya. Ia melakukannya karena ia begitu menyayangi Mika. Selama itu pula, Hiro diam-diam mengawasi Mika dari jauh. Melihat kondisi Mika, dan memastikan ia menemukan cinta dari laki-laki lain. Dan saat Hiro melihat Yuu berhasil merebut hati Mika, ia bahagia. Ia merasa tugasnya sudah selesai, jadi kalau ia akan meninggal, ia sudah tenang.

Pemikiran Hiro jauh salah besar bagi Mika.
Mika pun akhirnya menemui Hiro di rumah sakit begitu mengatakan dengan tegas pada Yuu kalau dirinya masih menyayangi Hiro.
Hiro yang kaget melihat Mika bisa ada di depannya dan melihat dirinya dengan kondisi lemah tergeletak diatas kasur rumah sakit.
Mereka berdua pun mengungkapkan semuanya, semua rahasia selama ini, pertanyaan-pertanyaan selama ini, juga perasaan Mika dan Hiro yang sama sekali belum berubah di makan tahunan waktu ini.
Momen bahagia kembali mereka rasakan setelah itu. Mika memberitahu orang tuanya kalau ia menemukan Hiro dan memutuskan untuk merawat Hiro mulai saat itu.

  
(Hiro dan Mika membuat janji di bawah pohon)

Tapi, kembali, momen indah itu tak berlangsung lama.
Suatu hari Hiro akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit di saat Mika enggak ada di sampingnya.
Sebelumnya, Mika yang dikabarkan bahwa Hiro tengah sekarat langsung berlari setelah membeli obat untuk Hiro sambil menerima video call dari kakak Hiro.
Video call tersebut diarahkan ke wajah Hiro. Mika pun terus berteriak menyemangati Hiro dalam tangisnya.
Hiro sempat menitikan air mata, dan akhirnya berusaha keras mengucapkan sepatah kata,
"Mika, tersenyumlah.."

Setelah kepergian Hiro, Mika shock berat, dan sempat mau bunuh diri.
Entah, saat itu terjadi, dua burung dara putih datang mengagetkan dan membuatnya aksi bunuh dirinya gagal.
Buku pemberian terakhir Hiro untuk Mika yang di pegangnya itu pun jatuh dalam keadaan terbuka saat ia kaget tadi.
Mika membaca semua isinya, dimana ada banyak foto-foto Mika dengan segala ekspresi disana.
Juga, semua tulisan tangan Hiro setiap hari. Semuanya tentang Mika. Segala rasa hatinya, kekhawatirannya, rindunya terhadap Mika selama ini.
Mika pun memutuskan untuk terus hidup dengan rasa cintanya pada Hiro. Ia ingin memenuhi permintaan Hiro untuk selalu tersenyum dan jalanin hidupnya dengan bahagia. #Ramen

(Scene akhir Koizora)

* Opini Ramen :

"Film yang berhasil membuat jutaan penontonnya banjir dalam tangis,"-Anonymous
Yap, itulah perwakilan opini untuk j-movie satu ini.
SEDIIIIHHH BANGEEEETT!!~ TAT
Inget banget, waktu itu aku baru bangun tidur langsung streaming-an film ini. Film yang ga tau asal-usulnya, tapi, sumpah! Berhasil bikin aku nangis sebanjir-banjirnya waktu itu~ *Bahkan mata ku sampe bengkak*
Film lainnya dari Miura Haruma yang bikin aku kecolong hatinya sama dia.
Bener-bener gigit bantal sambil meler bin mewek nonton film ini. Selain sedih badai! Bikin aku jadi pengen nemuin sosok Hiro *bertampang Haruma* beneran. Secaraaa, Hiro itu cowo nyaris perfect!~
Setia banget, ganteng, baik, perhatian, romantis, ulalaaa~ *speechless dah* T^T
Waktu baca viewers comment di youtube juga tentang film ini, semua komennya tentang ekspresi and gaya mereka nangis-senangis-nangisnya. Ada yang nyampe bengkak, tereak-tereak nangisnya, nangis di setiap scene-nya, ngebanjirin bantalnya abis-abisan, seharian enggak bisa berenti lupain, dll.
Sampe sejauh ini juga, ini film jepang pertama yang berhasil bikin aku nangis berat sampe terisak-isak~ *asli gak lebay* :v
Ini juga film pertama aku ngeliat Yui Aragaki. Langsung kesemsem deh.
Gakky keliatan kawai dan cantiiikk bangeet! XD *lopyupul*
Minusnya, jalan ceritanya berasa cepet. Secara, baru kenal udah langsung cinta, eh, ML pula~ -_- *thats it*
Pokoe, ini drama jepang yang belom berganti posisi di hati sebagai ; The best japanese romance drama/movie
Jadi, layakkah untuk di tonton? Hmm, kayaknya gumpalan kata-kata diatas udah cukup buktiin seberapa worth dan jempolannya j-movie satu ini~

(Foto kenangan Mika dan Hiro dengan background langit biru)

Rate : 4,7 of 5

Gokusen Series (J-Drama Review)

11. Gokusen



Okaayy, series jepang lainnya tentang sekolah atau lebih tepatnya lagi tentang guru.
Salah satu genre favorit ku~ :3
Karna suka banyak menginspirasi dan pelajaran di dalemnya,
Langsung aja, monggo~

* Gokusen 1 :
Yamaguchi Kumiko (Nakama Yukie) atau biasa di sapa "Yankumi", seorang wanita yatim piatu sejak umur 7 tahun yang memilih jalan hidupnya untuk menjadi seorang guru. Tapi, perjalanan karirnya menjadi guru ternyata tidak semudah yang di bayangkan.
Di tahun pertamanya, ia mengajar di SMA Shirokin di kelas 3-D, kelasnya anak-anak preman bin berandal #plak
Seluruh personel kelas 3-D, termasuk; Sawada Shin (Matsumoto Jun), "Uchi"yama Haruhiko (Oguri Shun), "Kuma"i Teruo (Waki Tomohiro), Noda Takeshi (Narimiya Hiroki) membenci Yankumi.

(Pemain inti *murid*+Yankumi di Gokusen 1)

Mereka selalu menghina dan berusaha membuatnya berhenti mengajar dengan segala tingkah berandal. Tapi, Yankumi berbeda dengan guru lain, dan dia ingin menunjukannya pada seluruh murid-murid berharganya itu.
Dia tidak mundur, menyerah atau menghina balik murid-muridnya. Justru dia semakin tegar dan berusaha dekat serta mengerti perasaan murid-muridnya itu. Perjalanan serta perjuangannya menjadi guru di tahun pertama ini tidak mudah, tapi akhirnya perjuangannya terbayar.

(Ber-"Fight-oh! oh!" bersama)

Yankumi berhasil membawa murid-murid pertamanya itu hingga kelulusan. Bahkan membuat mereka menjadi anak yang lebih baik, bermoral dan dewasa dari sebelumnya. Semua muridnya pun merasakan kalau  Yankumi adalah guru yang patut mereka banggakan. Guru tersayang mereka.

* Gokusen 2 :
Perjalanan mengajarnya tak terhenti sampai sini.
Gokusen kembali merilis season 2 nya. Kini Yankumi mengajar di SMA Kurogin dan *enggak lagi di Shirokin*
Kebetulan, Sawatari Goro (Katsuhisa Namase) meminta Yankumi untuk mengajar di tempat dia mengajar *lagi-lagi satu tempat lagi ama si Goro*
Dan lagi-lagi, Yankumi kedapatan mengajar di kelas anak berandal bin preman lagi, dan kelas 3-D lagi *what a chance~*
Tapi kali ini keliatannya kelas dengan salah satu personelnya ; Odagiri Ryu (Kazuya Kamenashi), Hayato Yabuki (Jin Akanishi), Keita Takeda (Koike Teppei), Hikaru Tsuchiya (Mokomichi Hayami) lebih liar dan bandel! #huoooo~
Kembali sang murid berusaha membuat Yankumi untuk berhenti mengajar dengan terus membuat masalah dan memperlakukannya dengan tidak sopan.
Yankumi terus maju, mencoba mencari tahu kenapa mereka bisa sampai membenci guru, sekolah dan nakal seperti ini. Perlahan ia menemukan jawabannya, berusaha membantu masalah-masalah mereka, dan salah satunya masalah yang berurusan dengan preman.

(Salah satu scene kebersamaan di Gokusen 2)

Yapp, Yankumi yang memiliki kemampuan bela diri yang luar biasa *makanya jangan liat tampangnya yang kacamata, di kuncir 2 dan cupu* sering membela murid-muridnya dengan melawan para preman yang berurusan dengan semua murid-murid tersayangnya. Secara, dia di nobatkan sebagai penerus generasi ke-4 Keluarga Oedo, alias keluarga klan turunan Yakuza.
Akhir yang bahagia *tapi selalu bikin nangis* pun kembali di rasakan Yankumi dan seluruh murid 3-D saat pelulusan tiba. Semua murid 3-D kembali nangis saat itu *lihaat, preman pun punya sisi sensitif* :v
Tapi sayangnya, perjuangannya kali ini berujung dengan di berhentikannya Yankumi dari SMA Kurogin.
Yankumi pun mencoba diri mengajar keluar jepang, tapi nasib tak berpihak padanya *karna kemampuan bahasanya jelek* :v

(Salah satu scene di Gokusen 2)

* Gokusen 3 :
Di tengah kegalauannya dengan karir mengajarnya, lagi-lagi Goro memanggil dirinya untuk kembali mengajar di tempatnya mengajar *pindah sekolah lagi* :v
Padahal, aslinya Goro lah yang di tunjuk langsung oleh Kepala Sekolah SMA Akado, Ryouko Akagi (Kyoko Eba) untuk menjadi wali kelas 3-D. Tapi, Goro enggak sanggup menghadapi murid-murid di kelas itu. Berandal abiis! Bahkan katanya kelas 3-D adalah kelas penguasa SMA Akado~ :v
Senang bukan main yang dirasa Yankumi saat mendapat tawaran itu. Tapi berikut sempat terdiam begitu tau kalau lagi-lagi dia akan menjadi wali kelas anak-anak berandal lagi.
Yosh! Yankumi enggak akan mundur, kalau persoalannya itu bersangkutan dengan muridnya. Kembali dia mengahadapi anak-anak liar kelas 3-D *lagi??!* dengan persoalan utamanya dua orang geng beranggotakan masing-masing 3 orang.
Geng 1, yang diketuai ; Yamato Ogata (Yuya Takaki), anggota ; Hongo Kengo (Hideo Ishiguro), Shunsuke Kamiya (Shohei Miura).
Geng 2,  yang diketuai ; Kazama Ren (Miura Haruma), anggota ; Kuraki (Akito Kiriyama), Rikiya Ichimura (Junta Nakama).
Yepp, dua geng yang ketuanya saling musuhan demi menjadi bos terkuat di kelas.

(Kuraki-Ichimura-Yamato-Ren-Honjou-Kamiya, di Gokusen 3)

Yankumi berusaha menyatukan mereka, memberitahu mereka semua kalau seharusnya mereka semua menjadi satu tim yang kompak di kelas 3-D ini. Karna mereka semua adalah teman.
Meski penuh cerita jatuh-bangun, tapi kembali Yankumi berhasil menyelesaikan persoalan-persoalan muridnya. Persoalan yang beragam ; Keluarga, sekolah, teman, pekerjaan, masa depan, dan masyarakat.
Dan kedua geng tersebut akhirnya bisa bersatu, bahkan menjadi teman dekat. Juga seisi kelas 3-D, mereka semua menjadi satu tim yang sangat kompak pada akhirnya. Yankumi pun kembali berhasil membawa murid-murid kesayangannya itu hingga ke gerbang pelulusan. Berhasil menolong mereka dari ancaman tidak lulus dan dikeluarkan dari sekolah. Berhasil membuat masa depan anak-anak yang dianggap sampah oleh guru, masyarakat bahka orang tua sendiri menjadi anak-anak yang bermoral dan memiliki masa depan.

(Salah satu foto kesukaan ku di Gokusen 3 *terharu liatnya kebersamaannya*)

* Gokusen the movie :
Di perjalanan terakhir *di series ini*, Yankumi kembali melanjutkan karirnya mengajar di SMA Akado sebagai wali kelas 3-D. Tak bosan-bosan *meski bosan juga* dia kembali menghadapi anak-anak berandal di kelas *terkutuk* ini~ :v
Dan seperti biasa, kembali dia memperjuangkan murid-muridnya hingga ke gerbang kelulusan dengan segala persoalan yang berbeda di setiap tahun ia mengajar. Terus menemani, membela dan mempercayai seluruh muridnya hingga akhir tugasnya tanpa ada kata menyerah.
Bedanya di season terakhir ini, seluruh muridnya dari jaman season 1-3 ngumpul. Bakal ada scene dimana mantan murid-muridnya itu ngumpul dan ngebela Yankumi di depan orang jahat yang berusaha nembak Yankumi.
Oh iya, disini juga Ryu Odagiri bakalan ngajar satu tempat sama Yankumi. Yankumi ngerasa seneng banget, katanya, 'akhirnya ada murid yang mengaguminya dan pengen ikut jejaknya jadi guru'~ :3
*Tampang Odagiri pun jadi lebih kakkoi disini setelah ganti haircut* XD #kyaaaa~ #Ramen


(Scene akhir Gokusen the Movie)


* Opini Ramen :

Drama ketiga yang ngelengkapin paket 'best school/teacher' japanese drama'-ku (Seito Shoken!-Dragon Zakura-Gokusen)
Sosok Yamaguchi Kumiko alias "Yankumi" jadi sosok panutan ketiga beserta 2 lainnya ; Sakuragi Kenji dan  Kitashiro Naoko.
Suka banget sama genre sekolah/guru kayak gini. Banyak ngasih inspirasi dan pelajaran buat para penontonnya, *khususnya aku sendiri*~
Pelajaran hidup, pelajaran untuk para remaja, orang tua, guru sampe masyarakat. Luas banget deh cakupannya.
Ngegambarin kalo masa SMA itu jangan di lewatin sia-sia. Bukan berarti masa SD ato SMP biarin aja, tapi karna SMA sebagai masa penutup remaja. Jadi, warnai lah hari-hari, masa-masa SMA mu dengan ceria. Dengan membuat banyak teman dan kenangan indah bersama mereka. Jangan sia-sia-in juga di masa ini untuk enggak belajar serius. Drama ini juga ngegambarin, kalo hidup ini selain harus dibawa ceria, juga harus tetep serius untuk ngadepin masa depan yang enggak bsia kita hindarin. Pekerjaan, kuliah, nikah. Bener-bener realita permasalahan hidup deh!

Thumbs up juga buat drama jepang. Mereka bisa bikin sosok Sakuragi Kenji, Kitashiro Naoko sama Yamaguchi Kumiko punya karakter guru yang hebat masing-masing.
- Sakuragi-sensei ; Sosok pria dewasa banget *ato bapak-bapak* yang tegas, serius, galak, pegang janji, fokus, kerja cepet, enggak ngurusin anak-anak cengeng dan permasalahan cemennya~ :v
- Kitashiro-sensei ; Sosok guru wanita yang ceria, lembut, cantik, perhatian, enggak gampang nyerah, dan siap ngebantu persoalan murid yang berbau psikis ato perasaan.
- Yamaguchi-sensei ; Sosok guru wanita yang culun, gokil, berjiwa muda, enggak gampang nyerah, tomboy, dan siap ngebantu persoalan murid yang berbau fisik bin berurusan sama dunia berandal.

Oia, salah satu alesan bisa semangat nontonnya juga karna ni drama itu kumpulan para ikemen-ikemen~ :3 #plak
Secara ; Oguri Shun, Narimiya Hiroki, Kenichi Matsuyama, Matsumoto Jun *not really into him*, Koike Teppei, Kamenashi Kazuya, Miura Haruma, Hideo Ishiguro, Kaku Kento ngumpul di satu drama ini~ XD #heaven
Hmm, kalo bicara soal minusnya, ada sih~
Drama ini mungkin kayak drama yang tiap episode beda masalah, dan langsung selesai masalahnya di episode itu juga. Enggak terfokus sama satu persoalan layaknya Bloody Monday. Dan sampe hafal tiap scene akhir di drama ini pasti Yankumi nya ngebantu murid-muridnya yang bonyok di keroyok preman. Dia bakal selalu nongol tiba-tiba di balik sinaran cahaya layaknya hero sambil teriak untuk ngelepasin tangan kotor para preman dari murid-muridnya.
Trus, premannya bakal nanya "Siapa kamu?". "Saya? Saya guru/wali kelas murid-murid itu"~ :v
Lanjut, Yankumi bakal ngelepas dua kuncirannya satu per satu, lepas kacamata trus di lempar, dan ngibasin rambutnya~ :v
Mulailah adegan pertarungannya. Nah, menurutku adegan berantem Yankumi agak norak #dibunuhpenggemargokusen
Soalnya, agak aneh ngeliat cara Yankumi ngelawan para preman yang terlalu gampang dengan gerakan serang yang simpel banget. Cuma sekali pukulan, para preman udah tumbang~ :v
Okee, pasti semua bilang, 'kan dia turunan Yakuza'. Tapi tetep aja menurutku, kalo di banding gaya bertarung para muridnya, keliatan jagoan mereka, tapi kenapa malah jagoan Yankumi? -_-
Tapi, after all, kekurangannya itu bisa sangaaaatt di tutupi sama kecemerlangan plot cerita nya yang kocak dan pesan penting di dalamnya. Enggak boring juga untuk di tonton.
Genre drama yang banyak bisa ngambil pelajaran. Great! Way to go, Yankumi! :D

Rate : 3,9 of 5

Senin, 11 Februari 2013

Macam-Macam Panggilan Saya dalam Bahasa Jepang

Hmm, kali ini aku mau share artikel yang lain, tentang macam-macam panggilan saya dalam bahasa jepang. Ternyata banyak juga, lho~ :v
Douzo~

- watashi : aku, saya (modern)
- ware : saya (model lama)
- watakushi : (lebih formal)
- atashi : (untuk wanita)
- atakushi : (lebih formal)
- boku : (gaul. di pakai untuk laki-laki biasanya)
- ore : (biasa di pakai oleh laki-laki. kasar)
- washi : (di pakai oleh pria tua)
- asshi : (di pakai dari periode edo. di pakai oleh laki-laki)
- temae : (di pakai oleh pedagang dari periode edo. sangat merendah)
- sessha : (di pakai oleh samurai dari periode. agak merendah)
- ora : (di pakai oleh anak-anak)
- wagahai : (betul-betul tua. hanya beberapa orang saja yang tau)
- uchi : (di pakai oleh wanita dan dialek osaka)
- soregashi : (di pakai oleh samurai di periode edo. sekarang sudah tidak di pakai) #Ramen

Tokyo Dogs (J-Drama Review)


10. Tokyo Dogs
















Hmm, pertama liat judulnya yang terlintas di otak, "anjing-anjing Tokyo?" #plak
entah kenapa di kasih judul drama itu, tapi setelah googling ternyata maksud dari judulnya itu kurang lebih "Partner terbaik dan terburuk".
Yep, gak jauh-jauh dari maksud judul dengan ceritanya. Langsung ajaa~

Menceritakan tentang Takakura Sou (Oguri Shun) yang pernah melihat ayahnya di tembak mati (headshot) di depan matanya sendiri saat dia masih kecil oleh seorang gangster. Karna itu, Sou mulai mencita-citakan dirinya untuk menjadi polisi saat dewasa nanti. Dan keinginan kerasnya itu membuahkan hasil. Yap, dia Sou berhasil menjadi elite cop di New York. Tapi, karena suatu kesalahannya, akhirnya dia di kembalikan ke Tokyo. Di sanalah, cerita dengan partner barunya, Kudo Maruo (Mizushima Hiro) dalam menjalankan misi membongkar dan menangkap ganster bebuyutan di mulai.

(Liat kan? Kontras banget tampilan duo partner kerja ini)

Dua partner ini ternyata memiliki karakter yang bedaaaaa banget!
Sou yang terkesan sangat cool, cerdas, rapi dan seriuss abisss jelas kontras banget di bandingin sama Maruo yang tampilannya berantakan, suka bercanda, dan gak bisa diem. Mereka berdua sering kali berantem saat melakukan penggerebekan atau in mission. Tapi, cewe yang di temukan Sou dan Maruo, Matsunaga Yuki (Yurikho Yoshitaka) sebagai sumber saksi mata dengan misi nya ini sering kali menjadi pelerai pertengkaran hebat mereka berdua. Sou, Maruo dan Yuki pun akhirnya tinggal se-apartemen setelah sempat tinggal tetanggaan dan ternyata keberadaan Yuki sendirian benar-benar berbahaya.
Sou dan Maruo memang juga di tugaskan untuk menjaga Yuki dari bahaya. Secara, dia kan sumber info saksi mata mengenai kasus gangster ini. Tapi sayang, Yuki mengalami hilang ingatan.
Untuk menjaganya, mau ga mau Sou dan Maruo ngejaga ketat Yuki 24 jam. Kemana-mana, Yuki selalu dikawal sama mereka berdua, bahkan lagi ke tempat perbelanjaan pakaian wanita #plak
kamar tidurnya pun sempat di sadap sama Sou (ini sih terlalu over~ -_-)

(Maruo-Yuki-Sou)

Awalnya, Yuki ngerasa kesel, seolah hidupnya engak bebas. Keluar enggak boleh (awalnya), jalan-jalan di kawal, kamar tidur di sadap *eeettt daaah~*
Tapi lama kelamaan, dia jadi terbiasa, bahkan ngerasa kehilangan saat Sou dan Maruo udah di lepas tanggung jawab untuk ngejaga Yuki.
Di tengah-tengah misinya pun, ternyata oh ternyata Yuki punya feel sama Sou. Padahal Maruo yang ngarep banget sama doi *puk-puk*


    
(Beberapa ekspresi lucu di Tokyo Dogs)

Endingnya, Sou kembali ke New York karna misinya ini berhasil di selesaikan dengan baik. Gangster yang berhasil di tangkapnya juga ternyata ; 1. orang yang nembak mati ayahnya waktu kecil dulu 2. pacar Yuki
Gimana dengan ending Sou-Yuki-Maruo?
Pfft~ bener-bener dah, si Sou dinginnya level 10. sampe akhir pun mereka enggak ada yang along together~ *okelah, fair enough thou* :| #Ramen


(Last scene di Tokyo Dogs)

* Opini Ramen :

Enggak ada saran dari siapa pun tentang drama ini untuk di tonton.
Cuma suatu hari ngorek-ngorek hardisk kakak ipar dan ada ni drama. Hmm, pas diliat pemainnya ternyata si Nanba-senpai dan Sano Izumi di Hanakimi *inget karakter mereka yang kocak dan boleh lah untuk di tonton* akhirnya mutusin buat nonton.
1 hal kesan baik pertama yang pengen aku teriakin disini.
"Suka banget sama ending movie clip drama ini !!!"
Keren asli! Menurutku ini movie clip j-drama terbaik yang pernah aku liat~ XD *wajib liat!*
Lagunya EXILE-Futatsu no Kochibiru juga bener-bener pas dah sama movie clip nya~ *opening drama nya juga cukup bagus, suka-suka*
Kalo soal jalan ceritanya, menurutku sih adegan action ato dar-der-dor di drama ini gak terlalu dapet. Agak kaku~ *dibantaimassa*
Tapi semua terselamatkan berkat akting dari Shun dan Hiro. Yep, suka dibikin ketawa geli tiap kali liat scene mereka lagi berantem karna gak kecocokan mereka. Juga, tiap kali Sou lagi ngejalanin misi, ibu nya suka nelpon mendadak dan nanyain hal-hal gak penting *emaaakk, don't you know i'm in a mission?!*
After all, drama ini cukup bagus dan seru kok buat di tonton~ :3

Rate : 3,7 of 5

* Futatsu no Kuchibiru-EXILE (OST. Ending Tokyp Dogs)
http://www.4shared.com/mp3/i8zQGGyc/Exile_-_Futatsu_no_Kuchibiru__.html

Selasa, 29 Januari 2013

Song Lyric ; Kimi e No Love-Yuya Matsushita (With Indonesian Translate)

Kimi e No Love-10nen Saki Mo (Tak ada cinta-Meski setelah 10 tahun)
By Yuya Matsushita

Kyou mo osoku narutte iiwake bakari shite
Sure chigau hibi tsukutteita
Yume bakari katatte eraburu dake de
Nani hitotsu te ni shitenai

(Ku bilang aku akan pulang telat lagi hari ini, selalu membuat alasan
Aku menciptakan hari ketika kita tidak bisa melihat satu sama lain
Aku terus bicara mengenai mimpi ku, tapi hanya sekedar pembicaraan
Kenyataannya, aku belum mendapatkan satu pun di tanganku)

Daijina kotae kara me wo sora shite ita
Okubyou mono datta ima honto no kimochi ga wakatta

(Aku kabur dari jawaban yang penting
Aku pengecut kala itu, tapi sekarang aku tau perasaanku yang sebenarnya) 

Juunen saki mo hyakunan ato mo
Nigitta kono te wo hanasanai yo
Kore kara mo zutto
Futari dake de ikite yukitainda
Kimi to deaeta kinenbi na no ni
Kirei na yubi wa mo agerarenai
Kawari ni dekiru no wa kimi no kono te
Tsuyoku nigitteiru dake

(Meski setelah 10 tahun, meski setelah 100 tahun
Aku tidak akan melepas tangan yang aku pegang di hari kedepan
Aku ingin terus hidup seperti ini
Hanya ada aku dan kamu, selamanya
Ini hari jadi pertama kali kita bertemu
Tapi aku bahkan tak memberimu cincin yang indah
Semua yang bisa kulakukan sebaliknya adalah memegang erat tanganmu)

Kimochi dake asette kiai ire naoshite
Kimi ga matsu heya ni isoideru
Karappo no kaban ni
Jitto kakureteru chiisana hanataba hitotsu


(Aku terlalu cemas, aku harus bersiap diri lagi
Aku bergegas ke ruangan kau menunggu
Di tempat tersembunyi di dalam tas kosongku
Ada karangan bunga sederhana)

Donna kao wo shitara tsutawaru no darou?
Majimena hanashi mo
Sugu ni chakashiteita koto kuyanda

(Ekspresi apa yang dapat menyampaikan bagaimana perasaanku?
Meski selama percakapan serius
Aku akan mulai bermain-main, dan kini aku menyesalinya)

Dare yori suki na kimi ni chikau yo
Saenai kokuhaku warattemo ii
Kore kara itsudemo
Kimi no tame ni ikite yukitainda

(Aku berjanji padamu, orang yang sangat aku sayang
Sebuah percakapan membosankan, kau boleh menertawainya
Pada hari kedepan, kapan pun itu
Aku akan ada untukmu)

Sannen tatta kinenbi dakara
Kienai omoide tsukuritakute
Kumotta yozora ni negau hoshi wo sagashi
Te wo nobashita

(Ini hari jadi kita yang ketiga
Jadi aku ingin membuat kenangan yang tak terlupakan
Di malam yang berawan, Aku mencari bintang yang bisa aku taruh harapan padanya
Ku ulurkan tanganku)

Dare mo ga mune ni kaeru ie ga aru no nara
Boku ni wa kimi no iru basho ga kitto sousa
Tsukarete yowakina toki mo hanarebanare no yoru mo
Tsuyoku omotter miru
Kimi ni todoku you ni

(Jika semua orang mempunyai tempat ke hatinya masing-masing untuk kembali
Lantas untukku, pastinya tempat dimana aku bisa bersama denganmu
Bahkan disaat ketika aku lelah dan serasa menyerah
Bahkan di malam hari saat kita berdua terpisah
Aku akan sangat memikirkanmu, jadi fikiranku akan tersampaikan padamu)

Juunen saki mo hyakunen ato mo
Nigitta kono te wo hanasanai yo
Kore kara mo zutto
Boku no soba de waratte te hoshiinda

(Meski setelah 10 tahun, meski setelah 100 tahun
Aku tidak akan melepas tangan yang aku pegang di hari ke depan
Aku harap kau bisa terus tersenyum di sampingku)

Kimi no tame motto tsuyoku naru zutto
Daijini daijini dakishimetai
Fuan na sekai de tashikana mono wo boku wa mitsuketa kara

(Aku akan menjadi kuat untukmu
Aku benar-benar ingin memelukmu, selamanya
Karena aku menemukan sesuatu yang pasti di dunia yang tak pasti ini)

Baby, lovin' you

*Note : Salah satu lagu yuya yang aku suka. Liriknya juga romantiss abisss! ><
Maaf kalo translate nya ada yang salah~